Arsitek…Antara Gambar dan Tulisan

Jika mendengar kata arsitektur, arsitek ataupun mahasiswa arsitektur maka tak dipungkiri salah satu hal yang kerap hinggap dalam pikiran kebanyakan orang adalah tentang gambar atau menggambar. Hal ini menjadi wajar mengingat dunia arsitektur tidak akan lepas dari segala hal yang bersentuhan dengan gambar, baik gambar kerja maupun gambar arsitektural lainnya. Tapi apakah hal ini sepenuhnya benar? Bahwa seorang arsitek atau mahasiswa arsitektur harus sangat mahir dalah menggambar, baik freehand ataupun dengan bantuan aplikasi menggambar?

Menggambar dalam arsitektur merupakan salah satu bentuk bahasa visual dalam menyampaikan ide dan konsep yang ditawarkan oleh sang perancang. Bila ditarik ke belakang maka proses penggalian ide dan konsep ini memerlukan proses pengalaman dan keluasan wawasan seorang arsitek. Salah satu cara dalam memperluas wawasan tersebut adalah dengan cara membaca.

To be a good writer, one should became a good reader

Pada titik membaca ini lah konsep antara menggambar dengan menulis menemukan persinggungannya. . Arsitektur layak cabang ilmu pengetahuan yang lain juga mengalami perkembangan yang dinamis serta tak lepas dari kaidah-kaidah ilmiah dalam setiap prosesnya. Ketika dengan membaca mampu memperkaya ide yang dituangkan dalam bahasa gambar, maka dengan menulis merupakan salah satu bentuk pertanggung jawaban secara ilmiah kepada khalayak publik.

Share this