Rumuskan Bentuk Integrasi, Prodi Arsitektur Gelar Kegiatan Review Kurikulum

Surabaya, 25 Oktober 2018. Prodi Arsitektur  UIN Sunan Ampel Surabaya menggelar kegiatan Review Kurikulum bertema “Strategi Pengintegrasian Nilai Islam dalam Pembelajaran” bertempat di Gedung Twin Towers Lt. 4. Dalam sambutannya Dekan Fakultas Sains dan Teknologi menjelaskan bahwa “integrasi keilmuan sains dan teknologi dengan nilai-nilai Islam adalah sebuah keharusan karena amanah dari Visi-Misi UIN Sunan Ampel Surabaya”. Demikian juga ditegaskan oleh  Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Evi Fatimatur Rusydiyah, M.Ag. menuturkan bahwa “tujuan kegiatan ini adalah meninjau kembali kurikulum Program Studi Arsitektur dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dalam konteks integrasi keilmuan”. “Hasil dari agenda ini berupa produk dokumen kurikulum dan RPS yang telah terintegrasi antara Sains dan Teknologi dengan Nilai Keislaman. Adapun manfaat dari kegiatan yang dihasilkan ini yaitu mempersiapkan alumni Program Studi Arsitektur yang sesuai Visi Misi Universitas dan Fakultas.

Pemilihan narasumber berdasarkan pada  ahli di bidang  keilmuan dan integrasi kurikulum, salah satunya yaitu Ir. Muhammad Faqih, MSA, Ph.D. Beliau merupakan alumni IAIN Sunan Ampel Surabaya dan alumni ITS di bidang Arsitektur sekaligus sebagai arsitek dari  Masjid Raya Ulul Albab UIN Sunan Ampel Surabaya. Beliau memaparkan beberapa alternatif bentuk pendekatan integrasi antara ilmu arsitektur dengan nilai-nilai Islam. Sedangkan sebagai narasumber kedua adalah Bp. Ilya Fadjar Maharika, seorang dosen senior dari Prodi Arsitektur Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Beliau memaparkan materi seputar perkembangan trend pendidikan dunia Arsitektur yang terkini sekaligus memaparkan beberapa wawasan tentang best practice dalam menyusun kurikulum pendidikan arsitektur yang responsif dengan kebutuhan masyarakat.

Diharapkan dengan adanya review kurikulum ini bisa semakin memperjelas aspek pembeda, arah, dan tujuan produk alumni Prodi Arsitektur dalam konteks menjadi mahasiswa yang memiliki keahlian yang mumpuni berlandaskan nilai Islam.

Sumber: humas UINSA

Share this