RUU Arsitek, Menteri Basuki: Untuk Lindungi Produk dan Profesi

JAKARTA – Rancangan Undang-Undang Arsitek akan segera disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) melalui sidang Paripurna keesokan harinya. Dalam RUU arsitek tersebut terdapat 3 poin yang menjadi fokus yaitu berkaitan dengan profesi, menjadikan arsitek tuan rumah di negeri sendiri lalu terkait dengan Dewan Ikatan Arsitek Indonesia.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono mengatakan, yang menjadi dasar pihaknya bersama DPR mengusulkan RUU arsitek adalah untuk memberikan perlindungan kepada arsitek. Karena hanya Indonesia satu-satunya negara yang belum mempunyai landasan hukum.

“Karena arsitek Indonesia satu satunya yang belum mempunyai landasan hukum,” ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (10/7/2017)

Menurut Basuki, dengan adanya undang-undang tersebut maka baik itu profesi maupun produknya akan dilindungi pemerintah. Sehingga ketika se orang arsitek asal Indonesia ingin membuka praktek di manapun bisa dilindungi undang-undang.

“Jadi itu sertifikasinya dilandasi hukum yang jelas. Sehingga kalau dia berpraktek di manapun dilindungi oleh undang-undang. DPR punya inisiatif membuat undang undang. Baik profesi mau produknya dilindungi oleh undang undang,” jelas Basuki

“Misalnya orang pandai gambar tidak punya background pendidikan arsitek dia mau buka biro arsitek boleh enggak gitu,” imbuhnya.

(rzk)

Articles by: Giri Hartomo at http://economy.okezone.com/read/2017/07/10/470/1733025/ruu-arsitek-menteri-basuki-untuk-lindungi-produk-dan-profesi
image sources: okezone.com
Share this

Be the first to comment

Leave a Reply