15 Arsitek Siapkan Kado Grand Desain Modern Terbaru untuk Peringati 100 Tahun KBS

Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 15 arsitek gabungan siap memberikan kado istimewa berupa desain arsitektur modern bagi Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang tahun ini genap berusia satu abad.

Rencananya, grand desain yang saat ini sudah hampir 70 persen kelar itu, akan dipamerkan dalam rangkaian kegiatan ‘Kado Warga untuk Kebun Binatang Surabaya’ pada 14-20 November mendatang di Grand City Surabaya.

Tidak hanya grand desain KBS, dalam rangkaian Kado Warga untuk KBS juga turut penyerahan buku berjudul ‘Bonbin dalam Kisah dan Tjerita’ karya Henry Nurcahyo serta pameran foto dari masa ke masa berdirinya kebun binatang tertua di Indonesia itu.

Menurut Ketua Panitia Kado Warga untuk Kebun Binatang Surabaya, Teguh Ardi Srianto, kegiatan yang digagas beberapa elemen masyarakat tersebut adalah bentuk partisipasi warga Surabaya yang ingin memberikan apresiasi di tengah usia KBS yang sudah mencapai 100 tahun.

“Pada 31 Agustus 2016, KBS genap berusia 100 tahun. Untuk itu, kami yang menilai KBS sebagai salah satu ikon wahana di Kota Surabaya, ingin memberikan kado spesial dalam bentuk rangkaian kegiatan seperti penyerahan buku, pameran foto hingga grand desain arsitektur Kebun Binatang Surabaya,” ujarnya kepada awak media.

Ditambahkan Hery Purwanto, salah satu panitia yang juga Tokoh Masyarakat Peduli KBS, untuk grand desain master plan KBS yang baru tersebut, diakuinya telah mendapat respon positif dari pemerintah kota, khususnya Wali Kota Tri Rismaharini.

“Pengerjaan desainnya sudah sejak 3 bulan lalu. Dan sekitar satu bulan yang lalu, kita telah konsultasikan ke Bappeko. Kemudian dua minggu setelahnya, kita sempat audiensi dengan Bu Risma. Dan responnya positif,” kata Hery.

Yang jelas, lanjut Hery, wali kota berpesan, dalam desain KBS di atas lahan seluas 5,3 hektar itu, nantinya diharapkan juga bisa memberi akses langsung dari Terminal Joyoboyo ke KBS. “Pesannya agar parkir di Joyoboyo, bisa disambungkan langsung ke KBS. Selain itu, juga disediakan plaza, tapi tidak terlalu besar agar tidak mengurangi lahan untuk konservasi satwa. Intinya, pokoknya Bu Risma bilang desainnya bagus. Dan yang terpenting mampu bertahan hingga puluhan tahun,” jelasnya.

Kata Hery lagi, pengerjaan grand desain KBS juga berdasarkan panduan dari Direktur Operasional KBS, yang dianggap paham dan tahu betul tentang konservasi satwa.

Sementara Henry Nurcahyo, dalam bukunya yang masih dalam bentuk draft itu, menjelaskan bahwa bukunya lebih banyak menceritakan tentang sisi human interest yang terjadi dalam KBS dari masa ke masa.

“Banyak kisah yang tidak diketahui masyarakat. Salah satunya, KBS pernah memiliki Gorilla bernama Makuwa yang saat itu juga sedang populer-populernya film Kingkong. Makanya itu, dalam film Kingkong juga ada scene dimana salah satu kapal bernama Surabaya,” jelasnya.

Begitu juga untuk pameran foto, kado warga untuk Kebun Binatang Surabaya juga akan menampilkan 100 foto dari 900 foto yang terkurasi dari berbagai kalangan. Termasuk 1 foto di tahun penjajahan akhir abad ke 18 dimana dua satwa koleksi petinggi Belanda yang akhirnya dihibahkan ke KBS pada tahun 1916. “Untuk foto, kita juga akan sediakan satu master ukuran besar yang akan ditandatangani wali kota saat pembukaan nanti,” akhir Teguh. (kun)

sumber asli: http://beritajatim.com/politik_pemerintahan/280020/100_tahun_kbs,_15_arsitek_siapkan_kado_grand_desain_modern_terbaru.html

Share this